Melakukan kontrol ke Rumah Sakit untuk perawatan rutin atau pengobatan menjadi kebutuhan yang cukup penting. Lewat artikel berikut, kami merangkum daftar alamat Rumah Sakit terdekat yang ada di Buton Selatan.
Alamat dan Review Rumah Sakit di Buton Selatan
Siloam Hospitals Buton
Alamat: Jl. Sultan Hasanuddin No.58, Batulo, Kec. Wolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93716, Indonesia
Foto salah satu RS di Buton Selatan
Dari daftar lengkap rumah sakit diatas, kamu tidak perlu bingung lagi apabila ingin mencari UGD 24 jam dan layanan kesehatan terdekat. Untuk meninggalkan komentar, silakan tambahkan tanggapan kamu pada form yang telah disediakan diatas.
Sekian pembahasan terkait daftar Rumah Sakit ternama di Buton Selatan, semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian.
Dunia terus bergerak, meninggalkan mereka yang tidak sepakat. Kami percaya bahwa perubahan dalam bisnis adalah satu hal yang niscaya. Karinov.co.id hadir untuk menjadi tempat bertanya seputar ini dan harus ada jawabnya.
5 thoughts on “12 Rumah Sakit Terdekat di Buton Selatan”
Tempat nyaman, pelayanan dokternya juga bagus, sayang sj pelayanan kasirnya apalagi kl pake asuransi luamanya minta ampun padahal asuransi yg dipake satu grup dengan RSnya, sebagai perbandingan ngantri dokter 15 menit, ngantri kasirnya sejam lebih ??
Bulan lalu, aku pergi ke RS Siloam Baubau karena aku sudah seminggu sakit karena tertular rekan kerja satu ruangan. Separuh timku sakit semua waktu itu.
Aku mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan di RS Siloam Baubau. Dokter RMO-nya galak. Ia tidak bisa mengontrol emosi, passive aggressive, bahkan rela ribut dengan pasien di emergency unit. Meskipun kondisiku triage 3, dia tidak berhak bertindak semena-mena dan membentakku karena aku mengeluarkan uang untuk mendapatkan layanan di RS Siloam Baubau. Ingat! Aku sebagai pasien datang sendiri ke rumah sakit. Empatinya dimana? Aku tersakiti, dibuat malu, dan trauma.
Bukan mauku masuk emergency unit. Aku minta jadwal dokter umum, tapi customer service mengarahkan ke emergency unit. Aku sudah mau meninggalkan RS Siloam karena mereka bilang dokter umum tidak praktek saat itu. Tapi, customer service mengejarku dan mengarahkan ke emergency unit dimana aku diperlakukan dengan buruk oleh dokter RMO yang galak.
Setelah kutanya ke rekan kerjanya, mereka bilang ia memang seperti itu. No! No! Jangan campurkan tegas dan arogan! Dua hal tersebut berbeda.
Dia gak cuma jadi beban pasien, tapi juga beban rekan kerja dan pemberi kerja. Punya empati sedikit gak mahal kok.
Pelayanan farmasi sangat buruk!!! Yg lebih dulu telat dilayani, yang baru datang lgsg dilayani. Berkali-kali tidak hanya sekali. Apalagi bayi yang sakit sambil menunggu. Berjam2. Selebihnya pelayanan yang lain baik.
Tempat nyaman, pelayanan dokternya juga bagus, sayang sj pelayanan kasirnya apalagi kl pake asuransi luamanya minta ampun padahal asuransi yg dipake satu grup dengan RSnya, sebagai perbandingan ngantri dokter 15 menit, ngantri kasirnya sejam lebih ??
Bulan lalu, aku pergi ke RS Siloam Baubau karena aku sudah seminggu sakit karena tertular rekan kerja satu ruangan. Separuh timku sakit semua waktu itu.
Aku mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan di RS Siloam Baubau. Dokter RMO-nya galak. Ia tidak bisa mengontrol emosi, passive aggressive, bahkan rela ribut dengan pasien di emergency unit. Meskipun kondisiku triage 3, dia tidak berhak bertindak semena-mena dan membentakku karena aku mengeluarkan uang untuk mendapatkan layanan di RS Siloam Baubau. Ingat! Aku sebagai pasien datang sendiri ke rumah sakit. Empatinya dimana? Aku tersakiti, dibuat malu, dan trauma.
Bukan mauku masuk emergency unit. Aku minta jadwal dokter umum, tapi customer service mengarahkan ke emergency unit. Aku sudah mau meninggalkan RS Siloam karena mereka bilang dokter umum tidak praktek saat itu. Tapi, customer service mengejarku dan mengarahkan ke emergency unit dimana aku diperlakukan dengan buruk oleh dokter RMO yang galak.
Setelah kutanya ke rekan kerjanya, mereka bilang ia memang seperti itu. No! No! Jangan campurkan tegas dan arogan! Dua hal tersebut berbeda.
Dia gak cuma jadi beban pasien, tapi juga beban rekan kerja dan pemberi kerja. Punya empati sedikit gak mahal kok.
Pelayanan farmasi sangat buruk!!! Yg lebih dulu telat dilayani, yang baru datang lgsg dilayani. Berkali-kali tidak hanya sekali. Apalagi bayi yang sakit sambil menunggu. Berjam2. Selebihnya pelayanan yang lain baik.
Dokter tht nya, alatnya kurang lengkap, tidak ada alat melihat kotoran di depan layar.
Bidan dan perawat kurang informatif dan terkesan pelit informasi. Beberapa perawat ketika di tanya menjawab dengan ketus. Selebihnya okelah..